<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223</id><updated>2012-02-16T10:39:11.503-08:00</updated><title type='text'>Mata Pancing</title><subtitle type='html'>www.mancingbandeng.com</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-6147990569427711048</id><published>2008-03-22T10:05:00.000-07:00</published><updated>2008-03-22T10:06:45.578-07:00</updated><title type='text'>Tidak Kenal Harga</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;SURABAYA – Tidak mampu membeli sepeda motor, tidak menjadi aral untuk FX Waryono untuk sehat. Di sebagian besar umurnya, dia menggunakan sepeda pancal untuk segala aktivitas. Hasilnya, meski usianya telah menginjak 65 tahun, dia masih kuat bersepeda dari Taman Bungkul-Sidoarjo dan Surabaya-Malang.
          Meski semua giginya habis terkikis, kakek tiga cucu itu masih bisa berjalan tegak layaknya anak muda lainnya. Rambut yang memutih dan wajah yang berkerut memang tidak bisa menyembunyikan sisi tuanya. Tapi dia tidak kalah kalau hanya untuk bersepeda dibandingkan dengan orang yang memiliki umur setengahnya.
          Di timnya yang tidak memiliki nama itu, Waryono dijuluki ’si kakek kuat’. ”Sejak sekolah hingga bekerja dan keterusan sampai sekarang, selalu pakai sepeda,” ucapnya saat melakukan pemanasan di Taman Bungkul, Kamis (20/03). ”Ya bagaimana lagi, tidak ada uang untuk membeli sepeda motor,” tambahnya.
          Karena kebiasaannya itu, Waryono memiliki kelebihan yang tidak disadarinya datang dari bersepeda. Mantan karyawan di suatu perusahaan pelayaran di Surabaya itu setiap harinya tidur di atas lantai tanpa alas. ”Saya tidur hanya memakai celana,” ucapnya.
          Meski demikian, dia tidak pernah masuk angin karena kedinginan. Bahkan, sakit flu pun jarang dirasakan. ”Sesekali memang pernah tapi dua tiga hari sembuh tanpa obat,” tutur Waryono. Warga Simo Agung itu juga seorang perokok. Tapi, keluhan gangguan pernapasan tidak pernah dirasakan. Dia paling bersyukur karena tidak dihinggapi penyakit kolesterol, stroke atau penyakit berat lainnya.
           Saat ini, dia hanya memiliki sebuah sepeda pancal. Dia membelinya sekitar dua tahun lalu dengan harga Rp  1,5 juta. Meski demikian, Waryono tidak minder saat harus berjejer dengan sepeda yang harganya puluhan juta rupiah saat berlabuh di Taman Bungkul. ”Yang penting manfaatnya Mas,” katanya dilanjutkan dengan terkekeh.
Lain halnya dengan Timotius Wiran. Pria yang bekerja di bidang penanaman modal asing itu rela merogoh koceknya Rp 40 juta untuk sebuah sepeda. ”Saya membeli terpisah dan merangkai sendiri sesuai keinginan,” ucapnya.
Saat ditanya alasan, pria 45 tahun itu seperti sulit menjawabnya. ”Ya karena hobi saja,” ucapnya. Saat jadi pemula, Pak Tim panggilan akrabnya membeli sepeda seharga Rp 2,5 juta. Setelah banyak membaca referensi tentang sepeda, Pak Tim meng-up grade seperti yang diinginkan. Seperti rangka, dia mencari yang ringan seharga Rp 18 juta.
Menurut dia, perbedaan sepeda murah dan mahal terletak pada performance. Bentuk sepeda lokal sangat sederhana dan hanya satu ukuran. Padahal, tiap orang memiliki tinggi badan dan panjang kaki yang berbeda-beda.
Selain itu, semakin mahal harganya, bersepeda pun semakin nyaman. Pak Tim mengatakan, bikers tidak perlu mengeluarkan tenaga besar untuk kecepatan tertentu. ”Letaknya pada spare part yang digunakan,” ucapnya.   (eko)

 &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-6147990569427711048?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/6147990569427711048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=6147990569427711048&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/6147990569427711048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/6147990569427711048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2008/03/tidak-kenal-harga.html' title='Tidak Kenal Harga'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-3837248324436418856</id><published>2008-03-22T09:53:00.000-07:00</published><updated>2008-03-22T09:58:29.074-07:00</updated><title type='text'>Muhammadiyah Di Tengah Pusaran Arus</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;
Oleh : Eko Priyono
Penulis, tinggal di Purbalingga Jawa Tengah

MUHAMMADIYAH sebagai organisasi keagamaan yang bergerak dalam wilayah kultural, telah berhasil menorehkan tinta emas bagi wajah Islam melalui berbagai aksi perjuangan, khususnya gerakan tajdid dan purifikasi nilai-nilai agama dari akulturasi budaya yang mengitarinya. Berkat kegigihan Ahmad Dahlan, Muhammadiyah mampu memberikan warna tersendiri dalam kehidupan sosial politik yang ketika itu cenderung bersifat imperial.
     Sebagai organisasi dakwah yang memiliki banyak amal usaha dan berwatak sosial partisipatoris, rupanya saat ini Muhammadiyah sedang tereduksi oleh orientasi materi dan kepentingan praktis. Keberhasilan Muhammadiyah mendirikan lembaga-lembaga pendidikan dan unit-unit pelayanan kesehatan, ternyata menimbulkan pandangan arogansif dari internal Muhammadiyah itu sendiri. Kesuksesan yang telah dicapai saat ini justru digunakan sebagai justifikasi dan klaim kebenaran (truth claim) atas paham keberagamaan Muhammadiyah yang juga memiliki arti menafikan paham keberagamaan yang lain.
     Sikap romantisme juga cenderung dominan dalam berbagai aktivitas keberagamaan Muhammadiyah. Dalam berbagai kegiatan yang diadakan selalu disinggung bagaimana Muhammadiyah berhasil menciptakan iklim religious dan menyelamatkan paham keberagamaan yang benar sesuai al-Qur’an dan Sunah. Kuantitas amal usaha yang dimiliki saat ini juga selalu menjadi bahasan menarik dan tidak pernah habis. Namun, hal tersebut tidak disertai dengan langkah reflektif dan evaluatif agar tujuan kemanusiaan yang dikembangkan dan dibanggakan saat ini benar-benar menyentuh kalangan pheripery.
     Tidak berhenti sampai disitu, gagalnya Muhammadiyah dalam mengantarkan kader terbaiknya ke kursi RI-1 pada pemilu lalu semakin merangsang ‘nafsu politik’ dan menimbulkan keinginan untuk mencoba yang kedua kali. Hal tersebut dapat dibaca dari gelagat dari sebagian kecil kalangan yang mendorong agar Muhammadiyah menciptakan partai baru untuk memperlicin jalan menuju kekuasaan setelah PAN gagal menjembatani keinginan tersebut.
     Saat ini, dengan usianya yang hampir mencapai satu abad, Muhammadiyah seharusnya lebih mampu menciptakan pencerahan atas problem akut umat yang tengah dihadapi, berkat arus globalisasi dan persaingan teknologi yang semakin terbuka atau bahkan sudah terlalu renta untuk mengadakan gebrakan perubahan. Sehingga hari-harinya diisi dengan menikmati jerih payah yang telah di kumpulkan selama ini, sembari menunggu ajal tiba.
     Menyambut Muktamar Muhammadiyah ke-45 yang akan diselenggarakan di Kota Malang pada bulan Juli mendatang, diharapkan Muhammadiyah dapat segera mengambil sikap tegas atas fenomena perubahan orientasi organisasi. Membangun paradigma dan prinsip baru dengan tetap mengacu pada prinsip awal, merupakan langkah evaluatif kultural yang dapat mengembalikan Muhammadiyah kepada khittahnya sebagai organisasi dakwah.
     Sekalipun hal tersebut sangat sulit dilakukan, karena pihak-pihak yang menginginkan Muhammadiyah menjadi organisasi praktis, cukup kuat bercokol dan memiliki pengaruh dalam tubuh Muhammadiyah itu sendiri. Sehingga sangat tidak menutup kemungkinan, Muhammadiyah akan dibawa dan diarahkan sesuai kebutuhan pemegang kendali organisasi. Fenomena tersebut sudah mulai tampak sejak saat ini. Berbagai agenda diadakan untuk menggalang dukungan dari tataran grass root sebagai langkah persiapan agar keinginan tersebut dapat terwujud.
     Memang tidak mudah menghadapinya dan tidak cukup hanya dengan berdebat dan saling beradu argumen. Bahkan cara persuasif pun sangat kecil kemungkinannya, karena paradigma yang bermain lebih didominasi oleh orientasi materialistik. Dibutuhkan generasi kritis yang berani merubah watak politik yang mulai matang. Salah satu cara efektif adalah dengan mengembangkan counter opinion yang disertai langkah reflektif dengan menampilkan konstruk dan realitas sosial yang ada untuk membangkitkan sense of belonging each other dalam kerangka pemberdayaan kaum marjinal pinggiran. Memang cara ini mirip dengan persuasif, namun setidaknya kita menampilkan pilihan-pilihan yang didalamnya menuntut daya selektif dalam menentukan skala prioritas. Pilihan-pilihan yang ada pun bukan sebuah rekayasa, tetapi gambaran nyata dari konstruk sosial kita saat ini.
     Dengan begitu, apapun pilihan yang menjadi prioritas, merupakan gambaran Muhammadiyah saat ini. Apakah masih sesuai dengan khittahnya yaitu memperjuangkan dan memihak kaum proletar pinggiran dan mustad’afin kota? Ataukah muhammadiyah saat ini telah menganggap dirinya modern dan cukup pintar sehingga harus ikut turun dalam dunia praktis yang penuh bergelimpangan materi dan berorientasi pada kekuasaan? Kita tunggu jawabannya pada Muktamar mendatang. []

&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-3837248324436418856?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/3837248324436418856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=3837248324436418856&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/3837248324436418856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/3837248324436418856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2008/03/muhammadiyah-di-tengah-pusaran-arus.html' title='Muhammadiyah Di Tengah Pusaran Arus'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-1728954119825465830</id><published>2008-03-15T07:06:00.000-07:00</published><updated>2008-03-15T07:08:42.099-07:00</updated><title type='text'>sesorah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Salam untuk semuanya.&lt;/span&gt;
&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;pemberitahuan bahwa &lt;a href="http://www.makoyani.blogspot.com/"&gt;www.makoyani.blogspot.com&lt;/a&gt; telah berpindah alamat ke &lt;a href="http://www.mancingbandeng.blogspot.com/"&gt;www.mancingbandeng.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-1728954119825465830?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/1728954119825465830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=1728954119825465830&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/1728954119825465830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/1728954119825465830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2008/03/sesorah.html' title='sesorah'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-4042170271752330014</id><published>2008-03-07T05:40:00.000-08:00</published><updated>2008-03-07T05:42:17.625-08:00</updated><title type='text'>Uang Tuhan dan Tuhan Uang</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Beberapa petugas berseragam coklat yang berjaga di depan pintu depan rutan terlihat garang. Mata yang disipitkan, badan yang ditegakkan agar menyerupai militer. Langkah yang tegap sebagai penanda sikap berani dan suara tegas untuk memoles eksyennya. Terutama jika ada pengunjung yang agak pelit dan sok miskin, harus dipandang salah, dan bersiap-siaplah menerima tamparan lidahnya.
Namun pose petugas yang tidak lebih dari sebagai kacung tahanan dan narapidana itu hanya berlangsung dalam beberapa menit saja. Bukan senjata atau lawan yang lebih besar yang bisa menyurutkan nyalinya. Kertas bertuliskan rupiah yang hanya beberapa lembar lebih punya wibawa ketimbang pengunjung yang berbadan bongsor. ”Asal bisa buat beli rokok, juga boleh,”.
Apalagi, jika tamu yang datang dari kalangan perlente dan royal ---karena tidak sedikit pula orang yang berduit tapi bergaya miskin alias medit-- petugas yang tadinya merasa memiliki rutan dan harus menjaganya mati-matian, langsung menunduk dan menyibakkan jalan agar tamu istimewa itu bisa lewat seperti raja. ”Halo bos,” begitu sapannya ramah dengan tangan diangkat layaknya kopral menyapa jenderal.
Jangan harap orang miskin atau sekedar berlagak miskin dihormati, atau setidaknya mendapat perlakuan kata-kata yang menyejukkan. Semakin tampak kesan kere, maka kita bukanlah termasuk orang yang patut dihargai.
Uang bukan lagi menjadi raja yang bisa memerintah dan diagung-agungkan. Tapi juga merebut posisi Tuhan yang bisa menentukan segala-galanya, termasuk surga dan neraka seseorang di dunia. (*) &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-4042170271752330014?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/4042170271752330014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=4042170271752330014&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/4042170271752330014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/4042170271752330014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2008/03/uang-tuhan-dan-tuhan-uang.html' title='Uang Tuhan dan Tuhan Uang'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-8499883772285606057</id><published>2008-03-04T08:22:00.000-08:00</published><updated>2008-03-04T08:25:02.288-08:00</updated><title type='text'>Ucapan perasaan</title><content type='html'>Saya sangat bersyukur web saya telah kembali seperti semula. sebelumnya, blog saya seperti tersesat di hutan belantara yang tidak ada celah untuk melihat ke segala arah. namun dengan segala keberanian akhirnya blog saya bisa menemukan titik terang menuju dunia nyata.

eko thanks&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-8499883772285606057?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/8499883772285606057/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=8499883772285606057&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/8499883772285606057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/8499883772285606057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2008/03/ucapan-perasaan.html' title='Ucapan perasaan'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-849401862646898463</id><published>2008-02-23T09:50:00.000-08:00</published><updated>2008-02-23T09:52:08.369-08:00</updated><title type='text'>yuuukl</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;SURABAYA – Kendati Ketua Umum GP Ansor Saifullah Yusuf hampir pasti menjadi bacawagub, Ansor Jatim ternyata belum menentukan arah dukungannya.”Kami masih menunggu sampai calon-calon yang ada mendaftarkan diri di KPUD Jatim. Kalau sudah jelas, barulah kami menentukan sikap,” kata Ketua GP Ansor Jatim H.M. Rofiq, kemarin (13/2). Menurut dia, meski sekarang calon-calon dari NU bermunculan, tapi Ansor belum berani menentukan sikap dalam bentuk dukungan politik. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kabar yang santer berkembang, sikap Ansor Jatim yang terkesan mengambang itu dilatarbelakangi perpecahan internal. Fungsionaris yang duduk di Ansor Jatim disebut lebih condong ke Choirul Anam (ketua umum PKNU). Ada juga yang menyebut bahwa kubu Anam kurang apresiatif terhadap Saifullah. Karena itu, kecil kemungkinan mereka mendukung Saiful.Namun, akar rumput Ansor disebut lebih menyukai sosok Gus Ipul karena selama ini dianggap ngayomi. Karena itulah, dukungan dari GP Ansor bisa jadi tidak tunggal. ”Kalau alasannya, no comment dulu lah. Sekarang masih belum kondusif,” ujar Rofiq.Bukankah NU dan jajarannya dilarang memberikan dukungan politik secara kelembagaan? Rofiq membenarkan hal tersebut. ”Tapi, dukungan politik itu kan hak setiap warga negara. Dan kami termasuk warga negara Indonesia,” ucapnya. Hanya saja, dia enggan menjelaskan apakah dukungan nanti dalam bentuk lembaga atau individu. (eko/oni)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-849401862646898463?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/849401862646898463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=849401862646898463&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/849401862646898463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/849401862646898463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2008/02/yuuukl.html' title='yuuukl'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-5093254595298393574</id><published>2008-02-23T09:47:00.000-08:00</published><updated>2008-02-23T09:49:39.625-08:00</updated><title type='text'>HaHa..Hihi</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;kemampuan untuk menjamah imajinasi yang sangat jauh hanya bisa dilakukan oleh pemilik hati yang jernih dan berpandangan ke depan. tanpa itu, imajinasi hanyalah omong kosong dan pendengar hanya akan tertawa mendengar imajinasi yang dikeluarkan. sebab, kronologis yang logis membuat pikiran orang lain memahami apa yang kita bicarakan. Meskipun itu jauh dari kebenaran.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-5093254595298393574?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/5093254595298393574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=5093254595298393574&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/5093254595298393574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/5093254595298393574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2008/02/hahahihi.html' title='HaHa..Hihi'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-3816696018781309384</id><published>2008-02-23T09:15:00.000-08:00</published><updated>2008-02-23T09:18:26.780-08:00</updated><title type='text'>Sampel</title><content type='html'>kemampuan untuk menjamah imajinasi yang sangat jauh hanya bisa dilakukan oleh pemilik hati yang jernih dan berpandangan ke depan. tanpa itu, imajinasi hanyalah omong kosong dan pendengar hanya akan tertawa mendengar imajinasi yang dikeluarkan. sebab, kronologis yang logis membuat pikiran orang lain memahami apa yang kita bicarakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-3816696018781309384?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/3816696018781309384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=3816696018781309384&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/3816696018781309384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/3816696018781309384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2008/02/sampel.html' title='Sampel'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-6212104958380041304</id><published>2008-02-22T07:20:00.000-08:00</published><updated>2008-02-22T07:22:37.132-08:00</updated><title type='text'>Ansor Jatim Belum Bersikap</title><content type='html'>SURABAYA – Kendati Ketua Umum GP Ansor Saifullah Yusuf hampir pasti menjadi bacawagub, Ansor Jatim ternyata belum menentukan arah dukungannya.
”Kami masih menunggu sampai calon-calon yang ada mendaftarkan diri di KPUD Jatim. Kalau sudah jelas, barulah kami menentukan sikap,” kata Ketua GP Ansor Jatim H.M. Rofiq, kemarin (13/2). Menurut dia, meski sekarang calon-calon dari NU bermunculan, tapi Ansor belum berani menentukan sikap dalam bentuk dukungan politik.
          Kabar yang santer berkembang, sikap Ansor Jatim yang terkesan mengambang itu dilatarbelakangi perpecahan internal. Fungsionaris yang duduk di Ansor Jatim disebut lebih condong ke Choirul Anam (ketua umum PKNU). Ada juga yang menyebut bahwa kubu Anam kurang apresiatif terhadap Saifullah. Karena itu, kecil kemungkinan mereka mendukung Saiful.
          Namun, akar rumput Ansor disebut lebih menyukai sosok Gus Ipul karena selama ini dianggap ngayomi. Karena itulah, dukungan dari GP Ansor bisa jadi tidak tunggal. ”Kalau alasannya, no comment dulu lah. Sekarang masih belum kondusif,” ujar Rofiq.
          Bukankah NU dan jajarannya dilarang memberikan dukungan politik secara kelembagaan? Rofiq membenarkan hal tersebut. ”Tapi, dukungan politik itu kan hak setiap warga negara. Dan kami termasuk warga negara Indonesia,” ucapnya. Hanya saja, dia enggan menjelaskan apakah dukungan nanti dalam bentuk lembaga atau individu. (eko/oni)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-6212104958380041304?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/6212104958380041304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=6212104958380041304&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/6212104958380041304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/6212104958380041304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2008/02/ansor-jatim-belum-bersikap.html' title='Ansor Jatim Belum Bersikap'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-5987939703435128430</id><published>2008-02-22T07:19:00.000-08:00</published><updated>2008-02-22T07:20:00.204-08:00</updated><title type='text'>KPU Sambat Dana Transportasi dan Rapat</title><content type='html'>SURABAYA – Ada saja masalah yang muncul terkait keuangan menjelang pelaksanaan pilgub. KPU Jatim sambat dan meminta dana tambahan untuk pembiayaan transportasi dan rapat koordinasi di lingkungan KPU.
Ketua Divisi Anggaran KPU Jatim Yayuk Wahyuningsih mengatakan, dana tambahan tersebut dibutuhkan karena ada beberapa kegiatan terkait pilgub yang anggarannya belum dialokasikan. Kegiatan tersebut adalah biaya transportasi dan rapat koordinasi KPU. ”Dana itu benar-benar dibutuhkan. Karena itu kami masih berpikir untuk itu,” ucapnya.
Dia menjelaskan, dalam Permendagri No. 44 Tahun 2007 tidak disebutkan anggaran untuk kedua item tersebut. Karena itulah, sebelumnya KPU tidak berani memasukannya ke dalam rencana kebutuhan biaya (RKB) yang diajukan ke pemprov.
Penambahan dana tersebut semakin memperbesar biaya pilkada yang harus ditanggung pemprov. Sebelumnya, pemprov mengucurkan dana Rp 525 miliar untuk pilgub. Namun dalam perjalanannya, dana tersebut dinilai masih kurang sehingga ditambah Rp 25 miliar. Dengan demikian, hingga saat ini, jumlah anggaran pilgub mencapai Rp 550 miliar.
Berapa dana yang dibutuhkan untuk transportasi dan rapat? Yayuk mengaku belum bisa memprediksi secara matematis. Sebab, biaya transportasi dihitung berdasar intensitas perjalanan dan jarak tempuh transportasi tersebut. Besaran tiap daerah juga berbeda.
Dari 38 kota dan kabupaten kota baru 23 yang melaporkan adanya kebutuhan biaya yang riil tapi tidak tercantum dalam permendagri. ”Daerah juga belum seluruhnya melaporkan besaran dana itu,” ucapnya. Demikian pula dengan anggaran untuk rapat, dia pun belum
Dengan tidak tercantumnya anggaran transportasi dan rapat dalam permendagri, berarti tidak ada alokasi dana untuk kedua item tersebut. Jika dipaksakan, bisa-bisa berurusan dengan hukum.
Ditanya hal tersebut, Yayuk membenarkan. Karena itu dia masih belum bisa memastikan dari mana kekurangan dana itu bisa ditambal. ”Kami akan mengirim surat ke gubernur untuk memberitahukan masalah tersebut. Semoga saja ada jalan keluar,” tuturnya.
Mungkinkah dana tersebut disetujui? Sekadar mengingatkan, sebelumnya pemprov menolak permintaan dana yang diajukan KPUD sebesar Rp 566,3 miliar dengan alasan terlalu besar. Akhirnya pemprov menyetujui mengucurkan dana Rp 525 miliar. Meski demikian, di tengah perjalanan, pemprov malah meminta tambahan dana Rp 25 miliar. (eko)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-5987939703435128430?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/5987939703435128430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=5987939703435128430&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/5987939703435128430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/5987939703435128430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2008/02/kpu-sambat-dana-transportasi-dan-rapat.html' title='KPU Sambat Dana Transportasi dan Rapat'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-6931787763384987253</id><published>2008-02-20T07:19:00.000-08:00</published><updated>2008-02-20T07:28:16.786-08:00</updated><title type='text'>Jajagi Dulu Komitmen Calon</title><content type='html'>Sikap Muhammadiyah Dalam Pilgub

SURABAYA- Meski PAN secara resmi sudah menetapkan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf sebagai bakal calon usungan dalam Pilgub mendatang, jajaran Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM)  Jatim tidak serta merta bakal mendukung penuh pencalonan pasangan ini.
Ormas Islam yang ikut andil dalam melahirkan PAN ini memilih untuk mengevaluasi seluruh pasangan yang bakal maju dalam Pilgub mendatang, sebelum menentukan arah politik mereka.
”Namun, yang perlu dicatat adalah, Muhammadiyah secara institusi tidak akan cawe-cawe soal urusan dukung mendukung. Prinsipnya, Muhammadiyah hanya memberikan rekomendasi siapa sosok yang layak dipilih,” ujar ketua PWM Jatim Syafiq Mughni kepada Jawa Pos, kemarin.
Untuk itulah, saat ini Muhammadiyah beserta seluruh ormas jajarannya sepakat terlebih dahulu untuk melihat dan mendengarkan komitmen masing-masing pasangan calon.
Menurut Syafiq, jajaran Muhammadiyah hanya akan mendorong siapapun pasangan calon yang memenuhi kriteria yang sudah ditetapkan ormas ini. Seperti apa? ”Tidak banyak. Yang penting, mereka punya komitmen menegakkan keadilan, mensejahterakan rakyat serta punya semangat memberantas korupsi. Itu saja,” kata Syafiq.
Lalu, kapan itu akan dilakukan? Syafiq menjelaskan, Muhammadiyah sudah menyiapkan agenda khusus untuk mengundang seluruh pasangan calon guna memaparkan visi misi mereka jika memimpin Jatim. ”Dari situlah, kami bisa menentukan siapa yang memenuhi kriteria yang diinginkan Muhammadiyah,” katanya.
Nah, keputusan Muhammadiyah terkait siapa pasangan yang layak dipilih nanti bakal ditetapkan dalam sebuah surat edaran yang diberikan pada seluruh jajaran dan warga Muhammadiyah maupun masyarakat Jatim.
Meski demikian, Syafiq memastikan jika rekomendasi Muhammadiyah tidak akan sampai menyebut nama salah satu calon. ”Biar nanti warga yang memilih. Kami hanya memberikan gambaran,” katanya.
Lalu, bagaimana dengan pasangan Soekarwo-Ipul usungan PAN yang notabene partai berbasis Muhammadiyah? Syafiq menegaskan, secara individu, kader PAN berhak untuk ‘mengkampanyekan’ pasangan ini pada Muhammadiyah. ”Tapi, jangan sampai yang bersangkutan membawa-bawa nama institusi Muhammadiyah,” katanya.
Syafiq tidak menampik jika saat ini cukup banyak parpol yang mulai mendekati Muhammadiyah. ”Bagi kami itu wajar. Tapi, saya tegaskan Muhammadiyah tidak akan cawe-cawe,” katanya.  (ris/eko)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-6931787763384987253?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/6931787763384987253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=6931787763384987253&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/6931787763384987253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/6931787763384987253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2008/02/jajagi-dulu-komitmen-calon.html' title='Jajagi Dulu Komitmen Calon'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-4460767744181561732</id><published>2008-01-06T10:45:00.000-08:00</published><updated>2008-01-06T10:48:31.717-08:00</updated><title type='text'>Pepeling</title><content type='html'>&lt;em&gt;Ingkang ono jroning badan kabeh, pun punika saking hyang Widi, wujud ingkang pasthi, wawadahing ngelmu.&lt;/em&gt;
&lt;em&gt;Iya ngelmu ingkang denwadhahi, ana ing hyang Manon, poma iku weling ingsung angger, den agemi lawan den nastiti, tegese wong gemi, ywa kongsi kawetu.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-4460767744181561732?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/4460767744181561732/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=4460767744181561732&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/4460767744181561732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/4460767744181561732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2008/01/pepeling.html' title='Pepeling'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-7806289587903530276</id><published>2007-12-25T05:19:00.001-08:00</published><updated>2007-12-25T05:26:36.854-08:00</updated><title type='text'>Refleksi untuk Aceh</title><content type='html'>Risma, Gadis Acehku
Karya: Usy Musa

Pria kucel berkacamata tebal tampak disibukkan dengan keyboard lap topnya. Mulutnya tak henti-hentinya menghisap rokok murahan yang hampir habis. Sesekali tangannya menggaruk-garuk rambutnya yang sudah beruban, namun tetap nyentrik dengan gaya 70-an.
Pekerjaan itu dihentikan sejenak, lalu tangannya cepat-cepat membuka amplop cokelat yang baru diterimanya pagi tadi. Kali ini matanya terbelalak menatap tulisan di dalam amplop itu.
‘’ Ayo buktikan kalau kamu memang investigator yang handal,’’ begitu akhir kalimat dalam surat itu. Lalu dilipat lagi kertas putih tersebut.
Sebuah surat dari kenalan lama yang menantangnya untuk membuat buku hasil investigasi kehidupan malam kota ini. Sebuah tantangan yang gampang-gampang susah.
Sejak menjadi wartawan sebuah harian terkemuka di kota ini sampai keluar enam tahun lalu dan memilih untuk menjadi penulis freelance di berbagai media, dia memang tak pernah melakoni pekerjaan yang berkaitan dengan dunia malam.
Sebuah investigasi yang selain menguras pikiran, tenaga dan biaya juga harus menguji imannya sebagai seorang lelaki.
Perang irak yang maha dahsyat, gerakan separatis di Aceh, bahkan bencana gempa dan tsunami 10 tahun lalu pernah dilibasnya untuk sebuah berita. Bahkan kota-kota kecil yang berlum pernah dijamahnya pun pernah diliputnya.
Tapi ini… sebuah tantangan untuk menundukkan kehidupan malam kota ini. Kehidupan yang penuh nafsu dan godaan-godaan birahi. Tapi sebuah tantangan hanya bisa dijawab dengan pembuktian. Dan itu harus dilakoninya.

###

Tidak mudah bagi seorang Rano untuk bergumul dalam kehidupan malam kota ini. Disamping karena hidupnya lebih banyak dihabiskan di daerah konflik, bencana dan daerah-daerah terpencil, jarang bahkan hanya beberapa kali saja ia sempatkan untuk keluar di klab malam. Sebuah tempat yang asing baginya.
Dentuman musik berirama cepat dengan lampu warna-warni yang selalu berputar membuat pusing kepalanya.
Dilangkahkan kakinya disalah satu pojok ruangan tersebut. Terlihat disana seorang pria berperawakan tambun dengan perut besar bercengkerama dengan dua wanita seksi. Keduanya nampak bergelayutan dipundak laki-laki tambun tersebut. Rano duduk disalah satu kursi di samping perempuan tersebut.
Seorang perempuan berpakaian minim dengan belahan dada yang melebar terlihat mendekatinya dan langsung duduk disampingnya.
‘’ Sedang sendiri aja mas, boleh saya temenin,’’ tawar perempuan itu.
‘’ Eh….eh… lagi nunggu temen kok, maaf,’’ tolak Rano dengan sedikit gugup.
‘’ Ehmmm…. Maaf saya mau ke kamar kecil dulu,’’ lanjutnya dan langsung menyeruak diantara orang-orang yang sedang jojing menikmati irama house musik.
Dikamar kecil itu Rano berusaha menenangkan diri. Namun belum satu menit dia berada dikamar tersebut dari luar seseorang menggedor-gedor pintunya. Dengan bergegas Rano langsung keluar sambil menata bajunya. Ketika sedang menunduk, tiba-tiba ….duk ditabraknya seorang perempuan dengan berpakaian sedikit terbuka dengan rok pendek dan baju model kemben yang sedikit terbuka sehingga terlihat payudaranya yang agak menonjol.
‘’ Eh…. Maaf’’ ujar Rano dengan respek menggapai pundak perempuan itu yang hampir terjatuh.
Setelah semuanya normal, Rano berlalu dan melirik perempuan berambut sebahu itu. Wajahnya sungguh khas, perpaduan melayu dan pribumi dengan mata tajam dan hidungnya yang mancung.
Tidak lama berselang Rano masih termangu di kursi yang sama ketika dia pertama kali datang ke tempat tersebut. Sesakali matanya mondar-mandir sambil mencari calon mangsanya. Pandangannya terhenti ketika dilihatnya perempuan yang ditabraknya itu sedang asyik meminum minuman keras di depan meja bartender. Dengan lekas dia beranjak menemui perempuan berambut sebahu itu dan sengaja duduk disampingnya.
‘’ Anda sendirian,’’ sapa Rano
‘’ Memang siapa yang bersamaku, aku memang sendiri, sendiri dan terus sendiri,’’ ujar perempan berambut sebahu itu dengan nada mabuk.
‘’ Kenapa heh..’’ lanjutnya sambil melirk Rano dengan tersenyum.
‘’ Anda sudah kebanyakan minum,’’ ucap Rano.
‘’ Apa pedulimu,’’ ujar perempaun itu sambil meraih kembali gelasnya.
Namun apa yang terjadi begitu mengejutkan Rano. Tiba-tiba tubuh perempuan berambut sebahu itu lemas dan seketika pulas di meja bartender. Mengetahui hal itu, bartender lalu menyuruh Rano untuk mengangkatnya dari sana. Dengan cekatan hal itu dilakoninya.
Setelah keluar klab tersebut dia baru tersadar mau dibawa kemana tubuh perempuan itu. Dan nalurinya sebagai jurnalis muncul, dirogohnya dompet kecil yang berada di tas hitam milik perempuan itu. Lalu dilihat KTP nya.
‘’ Jalan Angkasa nomor 162,’’ Alamat yang tertera dalam KTP perempuan itu.
Seketika Rano beranjak dan langsung mencegat taksi dan meluncur ke alamat yang tertera di KTP tersebut.
Tepat di depan rumah yang tertera di KTP tersebut. Rumah dua lantai bercat kuning gading itu terlihat begitu mewah. Beberapa mobil mewah juga tampak diparkir di depan rumah itu.
‘’ Tunggu sebentar ya pak. Ujar Rano pada sopir taksinya.
Lalu diketuknya pintu rumah mewah itu, dan tidak lama setelah itu seorang perempuan yang meski sudah separuh baya tapi tetap kelihatan menor dengan pakaian yang juga terlihat seksi.
‘’ Kenapa lagi dia,’’ tanyanya sinis
‘’ Tadi saya temukan dia mabuk di klab,’’ jawab Rano singkat.
‘’ Ya sudah bawa aja dia ke kamarnya di ataas paling pojok sebelah kiri,’’ perintah perempuan itu.

Akhirnya Rano tiba disebuah kamar yang didepan pintunya penuh dengan hiasan kupu-kupu. Langsung saja ditariknya gerendel pintunya, namun sepertinya terkunci. Langsung saja dirogohkannya tangannya ke tas hitam milik perempuan itu dan didapatnya kunci kamarnya.
Setelah pintunya terbuka, Rano langsung merebahkan tubuh perempuan itu menuju ketempat tidur, masih dalam keadaan tidak sadar.
Setelah dirapikan posisinya, lalu dia melangkah keluar kamar perempuan itu. Namun baru dua kali melangkah-tiba-tiba pandangannya terhenti pada sebuah foto di dinding pojok kamar itu. Diamatinya foto yang mulai buram pada sebuah pigura kayu. Pikirannya langsung melayang teringat pada sebuah bayangan gadis kecil yang lucu dan selalu ceria. Gadis kecil berusia enam tahunan yang selalu nampak ceria meski kedua orangtuanya sudah tewas ketika gempa dan gelombang tsunami meluluhlantakkan kampungnya di sebuah pantai, Meulaboh, Aceh Barat 10 tahun lalu.
‘Risma’ nama gadis kecil yang langsung menghampirinya ketika dia disibukkan  dengan liputan bencana tersebut. Risma yang selalu memintanya untuk dibuatkan mainan pesawat dari kertas, dan Risma yang kerapkali menjerit ketika  dicubit pipinya yang tembem. Risma yang menangis ketika harus dia tinggalkan karena tugasnya disana sudah selesai
‘’ Bukankan ini Risma,’’ batin Rano sambil terus mengamati setiap sudut muka gadis kecil itu.
‘’ Apakah perempuan berambut sebahu ini Risma,’’ Pertanyaan itu langsung menyeruak.
Dilihatnya perempuan berambut sebahu itu tertidur pulas sehingga tak tega dia menanyakan hal itu sekarang.

Kali ini targetnya sudah jelas, perempuan berambut sebahu itu yang akan ditemuinya lagi diklab malam yang sama.
Dan benar dugaannya, perempuan berambut sebahu itu sedang duduk-duduk di sebuah sofa di pojok ruangan itu. Dan tanpa dikomando langsung saja didekati perempuan itu.
‘’ Halooo,’’ sapa Rano ramah.
‘’ Ehmm, anda yang mengantarkan saya kemarin ya, trimakasih,’’ jawab perempuan itu dengan nada sedikit sopan dibandingkan sehari sebelumnya.
‘’ lagi sendirian,’’ tanya Rano lagi.
‘’ Iya,’’ jawabnya pendek.
‘’ Tidak keberatan saya temani,’’ ajak Rano masih dengan suara yang ramah.
‘’ Boleh…. Kenalkan nama saya  Risma,’’ sambut perempuan itu sambil mengulurkan tangannya.
Bagai tersambar petir Rano langsung terdiam dengan ekspresi wajah yang langsung terdiam dan mata membelalak.
‘’ Benar, dia Risma…Rismaku… ohhh Tuhan,’’ batinnya.
‘’ Anda kenapa,’’ tanya Risma keheranan.
‘’ Risma….. Benar kamu Risma?,’’ tanya Rano dengan suara terbata-bata.
‘’ Iya… kenapa?,’’ tanya perempuan itu dengan keheranan.
‘’ Asal anda darimana,’’ tanya Rano lagi.
‘’ Jangan tanyakan itu saya sudah tidak kuasa lagi untuk mengingatnya. Asalku dan siap aku sudah aku kubur selamanya, bencana itu yang membawaku kesini, membuat aku seperti sekarang ini menjadi perempuan hina, tanpa moral,’’ Maki Risma pada dirinya sendiri.
‘’ Risma, kamu masih ingat saya. Kamu Risma gadis kecilku dari Meulaboh bukan. Rismaku yang selalu memintaku membuat pesawat dari kertas, Risma…,’’ ucap Rano dengan suara parau dan langsung menunjukkan foto lamanya dengan pose membawa kamera di sebuah lokasi bencana.
‘’  Bang Rano, benar ini bang Rano… bang rano saya….,’’ seketika Risma memeluk Rano dan disambut Rano dengan kehangatan layaknya sepasang saudara yang terpisah lama.
‘’ Aku sudah seperti ini bang, nggak berguna seperti sampah. Aku selalu berharap bisa bertemu Bang Rano, akhirnya tuhan mengabulkannya. Bang tolong aku bang, tolong aku… ,’’ ucap Risma dengan terisak.     
‘’ Tenang Risma, tenang…,’’ ucap Reno dengan membelai rambut Risma. 
Tanpa berpikir panjang diajaknya Risma untuk meninggalkan tempat itu menuju kerumahnya.


Rano dikejutkan untuk kedua kalinya ketika Risma mengatakan saat ini sedang sakit. Sebuah penyakit yang sukar didapat obatnya, penyakit AIDS. Dengan berlinangan air mata Risma menceritakan deritanya tersebut.
‘’ Ini akibat tindakan tercela yang aku lakukan selama ini bang. Mungkin ini balasan tuhan padaku,’’ ucap Risma.
‘’ Kenapa kamu sampai disini Risma,’’ tanya Rano.
‘’ Ceritanya panjang bang,’’ jawab Risma kemudian menceritakan pengalamannya tersebut.
Saat itu selang beberapa hari setelah ditinggalkan Rano, kakak angkatnya yang telah dua bulan mengisi hari-harinya Risma didatangi seorang perempuan yang elok dan terlihat baik hati. Dan layaknya anak-anak dia mudah sekali diambil hatinya apalagi saat itu dia sangat membutuhkan kasih sayang seseorang setelah seluruh kerabatnya dilalap tsunami.
Karena sudah sebatang kara sehingga ketika perempuan bernama Nany itu mengajaknya untuk tinggal di jakarta akhirnya tanpa berpikir panjang  dia sanggupi. Bukan main senangnya bisa pergi ke Jakarta yang kata gurunya disekolah sunguh elok dengan segala macam tempat wisata. 
Awal-awal dia masuk ke kota metropolitan itu bagaikan anak seorang penggede. Segala kehendaknya dituruti Nany. Dia kerapkali diajak  mengunjungi tempat wisata macam dufan atau sea wold, sebuah tempat yang dahulu hanya ada dalam bayangannya saja.
Dia juga pernah mengenyam pendidikan di sebuah sekolah favorit di kota itu.
‘’ Untuk menyesuaikan dengan lingkungan kelas tinggi,’’ begitu kata Nany tentang alasan kenapa dia dimasukkan ke sekolah mewah tersebut. 
Di sekolah itu dia dituntut untuk bisa berperilaku dan bersikap layaknya anak-anak high class lainnya. Dan itu semakin membuat bangga dirinya.
Namun hal itu hanya berlangsung dua tahun, setelah itu oleh Nany dia diserahkan kepada perempuan lainnya dan harus hidup di kota Batam, sebuah kota yang berbatasan dengan negara tetanga Singapura.
‘’ Untuk sementara, agar kamu punya banyak pengalaman,’’ ujar Nany kepadanya sebelum meninggalkannya ke Batam.
Kehidupan mulai berubah di kota industri tersebut. Meskipun fasilitas disana tidak kalah jauh ketika masih di Jakarta, namun banyak tuntutan yang harus dijalankannya ketika disana. Disana dia harus mengikuti kursus model yang sebenarnya tidak disukainya. Dan disana dia juga harus bergaul dengan orang-orang yang usianya jauh diatasnya. Karena pergaulannya itulah meskipun usianya baru menginjak 12 tahun dia sudah terbiasa merokok dan meminum alkohol. Dan kehidupan malam pun sudah bukan asing baginya.
Akhirnya pergaulan bebas mulai menjadi kebiasannya. Pertamakali dia ditiduri oleh seorang  laki-laki yan usianya berselang 8 tahun dari usianya. Namun saat itu hal itu dilakukan dengan perasana suka sama suka.
Tapi akhirnya diketahuinya lelaki itu adalah suruhan Mony, ibu angkatnya. Hal itu diketahuinya ketika  dia mendengar perbincangan antara lelaki itu dengan wanita cantik yang mengaku pacarnya.
Bukan main perasaannya saat itu, lelaki yang dikiranya menyukainya ternyata  hanya mempermainkannya saja. Karena frustasi akhirnya dia lari kepada minuman.
Dan hal itu dimanfaatkan Mony untuk mengajarinya menjual diri. Karena ada dendam akhirnya hal itu diturutinya apalagi setelah mengetahui dia bisa menghasilkan uang banyak dari pekerjaan itu.
Dengan kecantikan parasnya dan keelokan tubuhnya yang memang terlihat lebih dewasa dibandingkan umurnya membuat banyak lelaki yang menyukainya. Dan dia mulai terkenal dikalangan lelaki hidung belang high class dikota itu.
Pekerjaan itu dilakukannya lebih dari lima tahun hingga akhirnya dia disadarkan pada sebuah kenyataan bahwa dia menderita penyakit kelamin bernama sipilis.
Bukan main gemparnya dunia prostitusi high class kota itu setelah diketahui Risma mengidap sipilis. Lama kelamaan pamor dia sebagai seorang primadona kemudian luntur. Dan akhirnya dia benar-benar menjadi tidak laku dan hanya menjadi bahan gunjingan saja. Dengan keberanian yang tersisa kahirnya dia tinggalkan kota itu menuju ke tempat asalnya.
Tiba di Jakarta, Risma tidak ada tempat lain yang dituju selain rumah Nany, kakak angkatnya yang dahulu. Beruntung Nany tidak mengetahui penyakit yang diderita Risma. Dan tidak  ubahnya dengan Mony, Nany juga berprofesi sama sebaia seorang mucikari kelas tinggi.
Kenyataan yang lebih menyakitkan terjadi ketika Risma divonis mengidap HIV setelah berhubungan badan dengan seorang lelaki blasteran indo Jerman yang ditemuinya disebuah klab malam.
Dan kabar itu mulai menyebar sehingga membuatnya menjadi perempuan penghibur yang tidak dijamah lelaki satu pun. Bahkan diasingkan.


‘’ Ingin rasanya saya bertobat bang, tapi dosa saya sudah terlalu banyak, saya terlalu banyak bergelimpangan dosa. Mungkin tuhan tidak akan mau menerima tobat saya,’’ ucap Risma kepada Rano.
‘’ Tuhan itu maha pengampun Risma. Tobat seorang pembunuh diakhir kematiannya pun diterimanya. Jadi tidak ada kata terlambat untuk berserah diri kepadanya. Percayalah pasti tuhan akan memberikan yang terbaik untuk kamu,’’ katanya.
‘’ Tapi aku bingung harus memulainya dari mana, semua orang sudah tidak mau  menerima saya. Semua sudah menjauhi saya bang,’’ katanya.
‘’ Percayalah Risma tuhan akan mengampuni dosa hambanya yang mau bertobat kepadanya. Sekarang kamu memiliki saya dan bisa mengandalkan saya. Jadi tenang saja Risma,’’ ujar Rano menenangkannya.
‘’ Terimakasih bang, terimakasih,’’ jawab Risma.

Lima bulan lamanya Risma berusaha mengubah kehidupannya. Dibawah bimbingan Rano dia mulai menemukan kehidupan yang sudah sepuluh tahun direnggut oleh kenistaan. Risma sudah kembali menjadi Risma, gadis lucu yang ceria dan penuh optimis. Sampai akhirnya sang khaliq membawanya ke alam yang penuh kedamaian, alam fana.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-7806289587903530276?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/7806289587903530276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=7806289587903530276&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/7806289587903530276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/7806289587903530276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2007/12/refleksi-untuk-aceh.html' title='Refleksi untuk Aceh'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-5138710888274700200</id><published>2007-12-25T05:04:00.000-08:00</published><updated>2007-12-25T05:08:17.225-08:00</updated><title type='text'>Hakim Budi Dapat Sanksi (Kapok)</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_aJuPnRZLCow/R3EAfbO96GI/AAAAAAAAABk/aOQmNo-F-6Q/s1600-h/eko-hakim+tunggal+(3).JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5147896388947667042" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_aJuPnRZLCow/R3EAfbO96GI/AAAAAAAAABk/aOQmNo-F-6Q/s320/eko-hakim+tunggal+(3).JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div&gt;Pemeriksaan kasus sidang hakim tunggal terhadap pemilik seratus ekstasi yang dilakukan Budi Waluyo, telah selesai. Majelis hakim pengawas di Pengadilan Tinggi (PT) Jatim menyatakan Budi bersalah karena sidang sendirian.
”Pelanggaran Budi sudah jelas. Apapun alibinya, tanpa majelis dia tidak bisa menyidangkan kasus tersebut,” kata Humas PT Jatim, Porwanto kemarin. Menurut dia, dalam pemeriksaan Budi mengakui kesalahannya dengan alasan kedua anggota majelisnya berhalangan hadir. Meski demikian, seharusnya Budi menunda sidang sampai anggota majelisnya lengkap.
Sanksi terhadap Budi juga sudah diputuskan. Namun, Porwanto enggan menyebutkan saat ini, dengan alasan pemberitahuan sanksi tersebut belum dikirim ke Budi, sebagai penerima sanksi. ”Sanksinya mudah ditebak. Kalau sudah dikirim, saya baru mau menerangkan,” tuturnya.
Porwanto mengatakan, mungkin dalam pandangan masyarakat sanksi yang dijatuhkan termasuk ringan. Namun, untuk karir hakim sanksi tersebut dirasa sangat berat. Dia memisalkan sanksi yang dijatuhkan ke Bambang Sasmito. Status hakimnya diskors dan menjadi tenaga administrasi di PT Jatim karena menerima telepon ketika membacakan putusan.
”Bagaimana rasanya jika sehari-harinya menjadi hakim, tapi tiba-tiba hanya memeriksa berkas selama tiga bulan,” ucapnya. Namun, Porwanto kembali tidak mau menjawab ketika ditanya apakah hukuman seperti itu yang dijatuhkan.
Menurut Porwanto, sesuai Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) kasus narkoba harus disidangkan oleh majelis hakim dan bukan tunggal. Sebab, dalam berkas perkara telah tertulis bahwa kasus tersebut disidangkan oleh hakim majelis. Selain itu, dalam KUHAP juga diatur jika ada anggota majelis hakim yang berhalangan hadir, maka harus diganti sesuai penunjukkan ketua PN.
Seperti diberitakan, kasus yang menyeret Budi bermula ketika dia menyidangkan Fajar Alam Mulawarman, terdakwa pemilik seratus butir ekstasi dan 18,7 gram sabu-sabu sendirian pada Senin (3/12). Budi menyidangkan kasus tersebut sendiri dengan dalih kedua anggotanya berhalangan hadir. (*)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-5138710888274700200?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/5138710888274700200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=5138710888274700200&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/5138710888274700200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/5138710888274700200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2007/12/hakim-budi-dapat-sanksi-kapok.html' title='Hakim Budi Dapat Sanksi (Kapok)'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_aJuPnRZLCow/R3EAfbO96GI/AAAAAAAAABk/aOQmNo-F-6Q/s72-c/eko-hakim+tunggal+(3).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-1046154869779301969</id><published>2007-12-17T05:44:00.000-08:00</published><updated>2007-12-17T05:49:41.855-08:00</updated><title type='text'>Cinta Ditolak, Pujangga Bertindak</title><content type='html'>PUTUS CINTA

itu hak mu!!!!
dan aku menangis dalam diam itu!!
seribu kalimat menyergap
dengan pucat
rintih merintih teriris
mulut tak sanggup berucap
hanya kata maap mengunci langit gelap
sayatan asmara hilang
aku sembunyi di ari ari waktu
membiarkan gelap menutup jendela pandang
hanya kicau angin yang basah
di kedua dinding mati
aku kusam tak berarti
biarlah
biarlah...
dan pergi...
aku siap !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-1046154869779301969?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/1046154869779301969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=1046154869779301969&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/1046154869779301969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/1046154869779301969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2007/12/cinta-ditolak-pujangga-bertindak.html' title='Cinta Ditolak, Pujangga Bertindak'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-2989447595831071584</id><published>2007-12-15T10:31:00.000-08:00</published><updated>2007-12-15T10:39:51.472-08:00</updated><title type='text'>MA Perintahkan Go Tjong Ping Sidang Di PN Surabaya</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_aJuPnRZLCow/R2QfQrO96DI/AAAAAAAAABE/iXr9XErH-gk/s1600-h/Resize+of+DSCN4897.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5144271045707819058" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_aJuPnRZLCow/R2QfQrO96DI/AAAAAAAAABE/iXr9XErH-gk/s200/Resize+of+DSCN4897.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; SURABAYA - Kasus pengerusakan Pendopo Kabupaten Tuban dan aset Bupati Tuban, Haeny Relawati dengan tersangka Go Tjong Ping akan segera digelar. Karena permintaan Kejari Tuban untuk sidang di PN Surabaya telah dikabulkan MA.

Keputusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan permintaan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban untuk menggelar sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya berdasar alasan keamanan. Tersangka yang masih aktif menjadi anggota DPRD Tuban, Go Tjong Ping diperkirankan masih mempunyai masa yang sangat banyak. Jika kasus dugaan pengerusakan Pendopo Kabupaten Tuban dan aset Bupati Tuban, Haeny Relawati dipaksakan di PN Tuban, dikhawatirkan akan terjadi kerusuhan.

Turunnya surat dari MA dibenarkan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Jatim, Mohammad Hoedi kemarin dikantornya. Menurutnya, pengalihan tempat sidang dari PN Tuban ke PN Surabaya bukan karena ada tendensi apa-apa, tapi lebih karena faktor keamanan yang ada di Tuban. "Surat dari MA sudah turunnya, isinya mengenai tempat sidang yang dipindah," kata Hoedi.

Dia mengungkapkan, dari awal Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tuban sudah mengkhawatirkan kalau kasus dipaksakan di Tuban akan terjadi gejolak dimasyarakat. Untuk menghindari hal itu, kemudian Kajari Tuban melalui Kejati Jatim mengajukan permohonan pemindahan tempat sidang dari PN Tuban ke PN Surabaya ke MA. Atas pengajuan itu, MA telah memutuskan menyetujuinya walau tempat kejadian dan saksi-saksi banyak yang ada di Tuban.

Keputusan yang dilakukan MA bukan termasuk terobosan baru, karena secara aturan KUHP, pemindahan tempat sidang diperbolehkan kalau kondisi sangat darurat dan menyangkut nasib orang banyak. "Kalau terjadi kerusuhan lagi di Tuban siapa yang harus bertanggung jawab," ucap Hoedi.

Dengan adanya keputusan dari MA, Kejati sudah siap membantu penyelesaian kasusnya. Hoedi mengaku, kejaksaan akan mengantisipasi segala sesuatu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Langkah awal yang akan dilakukan yakni menyiapkan keamanan dengan meminta bantuan dari Polda Jatim. Petugas ini, nantinya bertugas menghalau massa yang dimungkinkan akan terjadi keributan di PN Surabaya.

Lebih lanjut Hoedi menyatakan, untuk memantapkan dakwaan terhadap Go Tjong Ping dkk, Kejati memerintahkan pada Kejari Tuban untuk melakukan ekspose di Kejati. Eksposes ini akan melihat berita acara pemeriksaan (BAP), apa semua syarat secara formil maupun materiel sudah terpenuhi, jika sudah terpenuhi semua kasus langsung di P21 (sempurna). "Rencana ekspose senin (17/12)," ujarnya.

Dari hasil ekspose, jika semua persyaratan termasuk pembuatan surat dakwaan terpenuhi kasus segera dilimpahkan ke PN Surabaya. "Kalau tidak ada halangan minggu depan sudah dilimpahkan ke PN Surabaya,' jelas Hoedi.

Disinggung mengenai jaksa yang menangani kasus ini, Hoedi menjelaskan, ada tiga jaksa senior yang menangani kasus pengerusakan dengan tersangka Go Tjong Ping, yakni dari Tuban, Ngurah; Kejati, A. Dahlan dan Kejari Surabaya, Lulu.

Sementara itu, Humas PN Surabaya, E Dhamanik saat dikonfirmasi membenarkan adanya surat penetapan dari MA yang menyatakan, sidang dengan tersangka Go Tjong Ping dkk dilakukan di PN Surabaya. Surat tersebut sudah turun lima hari yang lalu dengan alasan karena faktor keamanan. "Kita siap menjalankan sidang dengan tersangka Go Tjong Ping," kata Dhamanik.

Untuk menjaga stabilitas yang ada di PN saat sidang, Dhamanik mengaku akan berkoordinasi dengan kejaksaan maupun kepolisian. Jika nanti masanya banyak, kepolisian akan menjaga setiap kali sidang digelar.

Dhamanik mengaku, sampai saat ini dirinya belum mengetahui pasal yang didakwakan secara pasti pada terdakwa, namun dari informasi yang diperoleh, tersangka dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang penggunaan kekerasan dengan ancaman hukuman lima tahun enam bulan penjara. "Kita belum mendapatkan berkasnya, jadi belum bisa memberi informasi secara pasti," tandasnya.

Kasus ini merupakan buntut dari pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Tuban. Saat itu, massa Go Tjong Ping tidak puas dengan hasil Pilkada Kabupaten Tuban. Kemudian mereka membakar kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan pendopo kabupaten, serta aset pribadi milik Bupati Tuban Haeny Relawati.
Saat itu, massa mengaku kecewa dengan hasil Pilkada untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Tuban 2006-2011 yang dimenangkan oleh pasangan Haeny Relawati/RM Lilik Soehardjono yang diusung Partai Golkar. Massa pendukung Noor Nahar Hussein/Go Tjong Ping menuduh adanya kecurangan dalam Pilkada sehingga menyebabkan Haeny/Lilik menang.

Setelah membakar kantor KPU setempat, massa melakukan aksi serupa membakar Pendopo Pemkab Tuban dan menyerbu kediaman dinas Bupati Haeny. Rumah Haeny yang berada di sisi kanan Pendopo Kabupaten Tuban ini tidak bisa dipadamkan dua unit mobil PMK (pemadam kebakaran) karena dihalang-halangi ribuan massa.

Atas insiden itu, pihak kepolisian menyatakan kurang lebih 90 tersangka yang sudah diadili di PN Tuban. Sedangkan Go Tjong Ping dkk dituduh sebagai otak pengeruskaan pendopo yang dilakukan massa. (arief ardliyanto)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-2989447595831071584?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/2989447595831071584/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=2989447595831071584&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/2989447595831071584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/2989447595831071584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2007/12/ma-perintahkan-go-tjong-ping-sidang-di.html' title='MA Perintahkan Go Tjong Ping Sidang Di PN Surabaya'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_aJuPnRZLCow/R2QfQrO96DI/AAAAAAAAABE/iXr9XErH-gk/s72-c/Resize+of+DSCN4897.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-7238609055999665922</id><published>2007-12-15T10:11:00.000-08:00</published><updated>2007-12-15T10:13:27.782-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_aJuPnRZLCow/R2QZEbO96BI/AAAAAAAAAA0/-VqmzHQ2GlI/s1600-h/normal_bersalaman-lalat.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5144264238184654866" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_aJuPnRZLCow/R2QZEbO96BI/AAAAAAAAAA0/-VqmzHQ2GlI/s400/normal_bersalaman-lalat.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-7238609055999665922?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/7238609055999665922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=7238609055999665922&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/7238609055999665922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/7238609055999665922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2007/12/blog-post.html' title=''/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_aJuPnRZLCow/R2QZEbO96BI/AAAAAAAAAA0/-VqmzHQ2GlI/s72-c/normal_bersalaman-lalat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-6049829380852115749</id><published>2007-12-15T10:05:00.000-08:00</published><updated>2007-12-15T10:10:36.891-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:180%;color:#3366ff;"&gt;Lalat saja mau akur, masak kita nggak bisa?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-6049829380852115749?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/6049829380852115749/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=6049829380852115749&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/6049829380852115749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/6049829380852115749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2007/12/lalat-saja-mau-akur-masak-kita-nggak.html' title=''/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-9101354401058162790</id><published>2007-12-15T09:25:00.000-08:00</published><updated>2007-12-15T09:26:44.015-08:00</updated><title type='text'>Kejari Bidik Perusahaan Swasta</title><content type='html'>SURABAYA – Pengusutan dugaan korupsi dalam ruislag tanah di Manyar Sabrangan semakin melebar. Setelah penyidik menetapkan tersangka yang juga pejabat pemkot, Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya juga membidik pihak swasta yang juga terlibat dalam korupsi yang merugikan negara mencapai Rp 1 miliar lebih.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, PT APU yang melakukan ruislag diduga terlibat. Sebab, dalam perjanjian ruislag dengan pemkot, PT APU akan menyerahkan tanah seluas 90 ha di Keputih, tanah itu digunakan untuk mengganti tanah yang berada di Manyar Sabrangan seluas 56 ha. ’’Meski luasnya tidak sama, tapi itu disepakati bersama,’’ kata seorang sumber kepada Jawa Pos.
Namun, ternyata PT APU tidak menyerahkan tanah seperti yang sudah disepakati semua. Dia hanya menyediakan tanah seluas 83 ha. Sisanya, tidak diberikan tanpa alasan yang jelas.
Parahnya, meski jumlah luas tanahnya kurang, pemkot tetap menandatangani berita acara serah terima tanah. Padahal sebelumnya, pemkot telah mengecek dan mengukur luas tanah tersebut dan didapati adanya kekurangan. Sehingga secara formil, tanah tersebut dianggap memenuhi perjanjian. ’’Itulah pelanggarannya,’’ tuturnya
Seharusnya pemkot menolak, karena tidak sesuai kesepakatan. Namun, pemkot menerimanya. Tragisnya, tanah yang berada di keputih itu sebenarnya adalah tanah tambak. Sehingga secara ekonomis, nilainya jauh lebih rendah ketimbang tanah yang ada di Manyar Sabrangan.
Bahkan, mantan walikota Sunarto diduga kuat terlibat. Sebab, dialah yang menandatangani berita acara tersebut. Namun karena sudah meninggal dunia, kejari akan membidik pejabat yang di bawahnya. Sebab, wali kota bekerja tidak sendirian dan tugas lapangan biasanya dilakukan anak buahnya.
Sebelumnya Kejari Surabaya telah menetapkan mantan Lurah Manyar Sabrangan sebagai tersangka. Penyidik juga memastikan adanya dugaan tersangka lainnya baik, dari pemkot maupun pihak swasta.
Ketika dikonfirmasi, Kajari Surabaya Rusdihadi Teguh Prasteyanto melalui Kasi Intelnya Dedy Irawan Virantama menegaskan pengusutan masih berlanjut. Namun, dia mengaku tidak bisa membeber perkembangannya. ’’Itu untuk kepentingan penyidikan. Kalau sudah jelas, baru akan diekspos,’’ ucapnya.
Seperti diberitakan, kejari turun tangan menyelidiki kasus tersebut setelah mendapatkan informasi tentang adanya dugaan penyimpangan dalam ruislag tanah di Manyar Sabrangan. Sebab, tanah yang serah terimakan tidak seluas tanah yang disepakati dalam perjanjian ruislag.
Namun proses tukar guling itu tetap dilaksanakan meski luas tanahnya kurang. Selain itu, selain tukar guling, PT APU juga memberikan kompensasi yang peruntukannya ditentukan dalam beberapa item. Namun, itu tidak dilakukan dan uang kompensasi digunakan untuk kepentingan pribadi. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-9101354401058162790?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/9101354401058162790/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=9101354401058162790&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/9101354401058162790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/9101354401058162790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2007/12/kejari-bidik-perusahaan-swasta.html' title='Kejari Bidik Perusahaan Swasta'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-5172543160368544641</id><published>2007-12-15T09:24:00.000-08:00</published><updated>2007-12-15T09:25:16.629-08:00</updated><title type='text'>Karutan Dimutasi</title><content type='html'>SURABAYA – Gelombang mutasi kini melanda Rutan Kelas I Surabaya. Dua jabatan penting yang formasinya diubah adalah jabatan Kepala Rutan Medaeng dan Kepala Seksi Pelayanan Tahanan. Kemarin keduanya melakukan serah terima jabatan tersebut di Kanwil Depkum dan HAM.
Abu Zeid yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Rutan Medaeng menempati jabatan baru sebagai Kepala Lapas Bangka. Sedangkan Marlik yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Seksi Pelayanan Tahanan menduduki jabatan baru sebagai Kepala Rumah Penitipan Benda Sitaan Negara (Rupbasan).
Kursi Medaeng-1 kini ditempati oleh Alfi Zahrin yang sebelumnya menjabat di .............. Sedangkan posisi Marlik hingga saat ini belum ada yang menggantikan.
Mutasi tersebut tentu saja memunculkan pertanyaan. Sebab, rutan yang kapasitasnya overload itu saat ini tengah disoroti karena banyaknya pengungkapan kasus narkoba yang terkait dengan rutan dan diduga melibatkan orang dalam.
Apalagi, tidak lama setelah terungkapnya pabrik narkoba pada Juli lalu, Kanwil Depkum dan HAM berjanji akan melakukan perombakan besar-besaran dalam struktur pejabat Rutan Medaeng. Langkah itu dilakukan setelah mengevaluasi kinerja pejabat. Bahkan, Kanwil juga tidak tanggung-tanggung akan mengusulkan sanksi kepada pejabat yang diduga terlibat dengan kasus tersebut.
Anehnya, Abu Zeid yang mempelopori pengungkapan pabrik narkoba tersebut justru turut dipindah. Padahal, langkah Abu Zeid tersebut adalah prestasi luar biasa sepanjang catatan rutan di Jatim. Lantas, pemindahan Abu Zeid termasuk promosi atau sanksi?
Sedangkan kepindahan Marlik beberapa waktu lalu sempat menjadi polemik. Sebab, dalam pemeriksaan di polisi, namanya turut disebut-sebut dalam pemindahan beberapa napi narkoba ke Lapas Sidoarjo. Pemindahan tersebut diakui salah satu tersangka yang beberapa waktu lalu ditangani Polda Jatim untuk mempermudah dalam menjalankan bisnis narkoba.
Direktur Humas Kanwil Depkum dan HAM Jatim Noor Suprapto menyangkal bahwa mutasi tersebut adalah sanksi atas dugaan pelanggaran terkait dengan keberadaan pabrik narkoba di rutan. Dia menegaskan bahwa semua jabatan yang dimutasi saat ini adalah promosi. ’’Secara struktural jabatan mereka naik. Yaitu, dari golongan IIIB menjadi IIIA,’’ katanya.
Noor memisalkan, Abu Zeid dipindahkan dari kepala rutan kelas satu menjadi kepala lapas adalah promosi. Sebab, jabatan kepala lapas lebih tinggi daripada kepala rutan. Mengenai pemindahannya ke luar pulau, Noor menganggap bahwa hal tersebut hanyalah mekanisme kedinasan saja.
Dia menambahkan, sebenarnya rencana pemindahan Abu Zeid telah ada sebelum mencuatnya kasus pabrik narkoba di Medaeng. ’’Pemindahan tersebut sudah diusulkan sejak awal 2004,’’ katanya. Namun, karena pegawai yang menduduki jabatan baru itu belum bergeser, maka Abu belum dapat dipindah ke posisi tersebut.
’’Abu Zeid berhak mendapat promosi tersebut karena memang kerjanya bagus,’’ kata Prapto.
Lantas, bagaimana dengan usulan Kanwil Depkum dan HAM beberapa waktu lalu yang akan mereformasi Rutan Medaeng? Prapto mengatakan bahwa, Kanwil belum mengusulkan sanksi apapun ke pusat sejak terungkapnya kasus pabrik narkoba Juli lalu. Meskipun, kata dia, beberapa pejabat rutan terlibat dan dijadikan tersangka. Menurutnya, usulan sanksi baru dapat diajukan setelah ada putusan hakim yang berkekuatan hukum tetap. ’’Saat ini kan sebagian masih diproses di polisi dan di pengadilan. Jadi belum sampai pada putusan,’’ terangnya.
ku, kalao medaeng butuh orangyang bukannsembaranga. Sehingga penempatan karutan medaeng jharus ada klasifdikasi khusus, sepetrti rack record. Kalau memang layak, baru bisa jadi karutan medaeng.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-5172543160368544641?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/5172543160368544641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=5172543160368544641&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/5172543160368544641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/5172543160368544641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2007/12/karutan-dimutasi.html' title='Karutan Dimutasi'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7494338944268571223.post-352590915799937153</id><published>2007-12-15T09:18:00.000-08:00</published><updated>2007-12-15T09:21:39.472-08:00</updated><title type='text'>Hasil Tes Urin Negatif</title><content type='html'>Meski pernah ‘diuji’ kesabarannya gara-gara ada anak
buah yang tertangkap tangan membawa narkoba, tetapi
Kajari Surabaya Rusdihadi Teguh Prasetyanto tidak
patah arang.
Setelah menggelar tes urin dan darah serentak untuk
semua karyawan, kini Rusdihadi giliran mengumumkan,
Jumat (6/7). Hasilnya, pria asli Kraksaan, Probolinggo
ini patut berbangga. Sebab, tidak ada satupun anak
buahnya yang dinyatakan positif mengkonsumsi narkotika
dan bahan-bahan terlarang. Ini berarti, 78 karyawan,
termasuk jaksa dan staf Tata Usaha (TU) dinyatakan
bersih dari narkoba. Hasil ini ditunjukkan oleh tim
uji dari Laboratorium Prodia yang bertugas menggodok
sampel urin dan darah.
“Alhamdulillah. Hasil tes urin dan darah karyawan
semuanya negatif. Tidak ada satupun yang positif,”
katanya.
Meski begitu, hasil tersebut tidak akan dijadikan
panduan akhir. Sebab, bisa jadi setelah dites,
karyawan akan terus mencoba bersinggungan dengan
barang haram itu. Ditanya hal itu, Rusdihadi mengaku
sudah membentuk dua tim sekaligus. Masing-masing
adalah tim pengawas internal (waskat) dan tim
intelijen yang langsung dikomandoi Kajari Surabaya.
Selama bertugas, kerja tim lebih banyak ditekankan
pada komando tertutup dan silent.
“Meski tidak ada yang tertangkap tangan, saya akan
terus memonitor. Saya akan turun langsung mengawasi
hal ini,” kata pria yang gemar olahraga Footsal ini.
Sekadar mengingatkan, beberapa waktu lalu seorang staf
Pidana Umum (Pidum) Kejari Surabaya, Rudi Haryanto
tertangkap tangan membawa 1,5 gram serbuk sabu-sabu.
Penangkapan dilakukan Reskoba Polwiltabes Surabaya,
Jumat (29/6). Paska penangkapan calon pegawai (capeg)
itu, Kajari Surabaya langsung memerintahkan anak
buahnya tes urin dan darah, tanpa kecuali. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7494338944268571223-352590915799937153?l=mancingbandeng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/feeds/352590915799937153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7494338944268571223&amp;postID=352590915799937153&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/352590915799937153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7494338944268571223/posts/default/352590915799937153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mancingbandeng.blogspot.com/2007/12/hasil-tes-urin-negatif.html' title='Hasil Tes Urin Negatif'/><author><name>Arjuna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00295201246538415824</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
